Hidup Sehat

Berbagai Macam Tips Menjaga Gaya Hidup Sehat
Obat Diare Alami untuk Pertolongan Pertama di Rumah

Obat Diare Alami untuk Pertolongan Pertama di Rumah

Diare sering membuat tubuh kehilangan banyak cairan. Dalam kondisi yang lebih parah, diare dapat membuat penderitanya mengalami dehidrasi. Tetapi tidak perlu khawatir, karena ada beberapa obat diare alami yang dapat Anda gunakan di rumah sebagai pertolongan pertama.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan diare, mulai dari infeksi virus atau bakteri, keracunan makanan, intoleransi laktosa, menderita penyakit saluran pencernaan, efek samping obat, hingga kompilasi pembedahan.

Berdasarkan lamanya, diare dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu diare akut dan diare kronis. Diare akut sering tidak berbahaya karena hanya berlangsung 1-2 hari karena infeksi atau keracunan makanan. Sedangkan diare kronis dianggap lebih berbahaya karena berlangsung lebih dari 14 hari dan dapat mengindikasikan gangguan pencernaan serius.

Obat Diare Alami untuk Pertolongan Pertama di Rumah
Obat Diare Alami untuk Pertolongan Pertama di Rumah

Semakin lama diare berlangsung, terutama jika disertai dengan kesulitan makan dan minum, dapat menyebabkan dehidrasi yang berbahaya.

Berbagai Obat Diare Alami

Pengobatan diare dianjurkan untuk dilakukan sesegera mungkin agar tidak bertambah buruk dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk meredakan diare, Anda dapat menggunakan obat diare alami berikut:

– Cairan rehidrasi oral

Cairan rehidrasi oral yang mengandung elektrolit, seperti ORS, adalah jenis cairan yang direkomendasikan, memberikan cairan ini 1 gelas setiap kali diare atau muntah, dan disarankan untuk minum setidaknya 1,5 liter air per hari. Tetapi bagi penderita diare yang memiliki riwayat penyakit ginjal, asupan cairan harus dibatasi. Karena itu, konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum mengonsumsi cairan tambahan.

– Yogurt

Probiotik adalah bakteri hidup dalam makanan tertentu, seperti yogurt. Probiotik berfungsi untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan melindungi organ-organ ini dari infeksi bakteri atau virus. Beberapa contoh probiotik termasuk Bifidobacterium bifidum, Lactobacillus acidophilus, dan Saccharomyces boulardii.

– Jahe

Jahe juga dipercaya sebagai salah satu obat diare alami. Ini karena jahe memiliki sifat antibakteri yang membantu mencegah pertumbuhan bakteri penyebab diare, seperti E. coli dan Salmonella. Selain itu, jahe juga mampu mengurangi mual, muntah, dan kram perut. Untuk mendapatkan manfaat jahe, Anda bisa menggunakannya sebagai campuran untuk membuat teh.

– Teh chamomile

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa teh chamomile dipercaya sebagai obat diare alami karena dapat meredakan peradangan dan memperbaiki kerusakan usus. Ini karena teh chamomile memiliki sifat antidiare dan antiinflamasi yang berguna untuk menjaga kesehatan usus, dan dapat meredakan kram usus.
Hanya saja dugaan ini masih belum didukung oleh hasil penelitian klinis yang memadai, karena masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan kemanjuran dan keamanan teh chamomile sebagai obat diare alami.

– ANAK NAKAL

BRAT adalah singkatan dari Banana (pisang), Rice (nasi), Applesauce (saus apel), dan Toast (roti). BRAT adalah diet yang direkomendasikan untuk mengurangi gejala diare. Dengan BRAT, tinja akan menjadi lebih padat. Ini karena BRAT memiliki kandungan serat yang rendah. Hanya saja diet ini tidak dianjurkan untuk dilakukan terus menerus, karena diet BRAT rendah serat, protein, dan lemak. Karena itu, setelah sembuh dari penyakit diare Anda dianjurkan untuk segera mengonsumsi makanan bergizi tinggi, seperti buah, sayuran dan daging.

Karena umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau intoleransi makanan, pemberian antibiotik untuk diare tidak dianjurkan. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat justru dapat memperparah diare karena dapat membunuh bakteri baik di usus, dan berpotensi membuat bakteri yang kebal terhadap antibiotik.

Selain menggunakan obat diare alami, Anda juga disarankan untuk tidak mengonsumsi alkohol dan kafein, sayuran mengandung gas (seperti kol atau brokoli), makanan berlemak dan pedas. Jika diare tidak hilang setelah melakukan perawatan sendiri, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Leave a Reply